Belum Lolos Beasiswa LPDP ? Jangan Menyerah Guys !

beasiswa bca
Jadi visi itu tetap, yang perlu kita elaborasi, yang perlu cari cara-cara lain itu adalah instrumen. LPDP itu adalah salah satu cara, tapi bagi saya LPDP itu adalah cara terbaik untuk saat ini, jika kita kita berpikir soal membangun membangun daerah, membangun Indonesia baik, kemarin baru gagal kan? Ya, teman-teman kita mau bicara tentang Beasiswa LPDP yang baru saja diikuti teman kita Pertama-tama bagaimana perasannya setelah gagal? Biasa ya, kebanyakan orang-orang kalau misalnya kita gagal pasti sedih, itu perasaan yang manusiawi sih cuman saya kira kegagalan itu, suatu hal yang memang harus dimiliki oleh setiap manusia ya bang. Ya ok! jadi...ada hikmahnya juga, ketika saya gagal saya berpikir ya..

Untuk saat ini, saya ingin menghabiskan kegagalan saya secepat mungkin, biar nanti setelahnya keberhasilan itu akan datang kepada saya. Dibawa happy aja. Pertama-tama tahu beasiswa LPDP itu dari mana? Awalnya itu itu dapat informasi dari teman-teman lalu kemudian saya memiliki seorang teman lagi. Kemudian saya menanyakan ke dia, perihal beasiswa LPDP, sejauh yang dia tahu ternyata dia mengarahkan saya ke langsung orangnya yang menerima beasiswa LPDP itu, juga searching sendiri motivasi dulu untuk mendapatkan LPDP dan kenapa harus lanjut S2.

Jadi alasan saya untuk coba mengajukan beasiswa LPDP itu sebenarnya itu berawal darikomitmen saya untuk membangun bangsa ini dari daerah dan saya mencoba untuk membaca profil LPDP, kemudian melihat formasi-formasi yang ada di dalamnya jadi satu hal yang membuat saya itu tertarik. Di sana itu ada beasiswa afirmasi, yang memang itu diperuntukkan bagi orang-orang yang berasal dari daerah tertinggal. Dan untuk diketahui teman-teman saya berasal dari daerah tertinggal. Di mana itu? di Nusa Tenggara Timur NTT, dan ada salah satu Kabupaten di sana namanya Manggarai Barat, saya berasal dari sana, dari daerah tertinggal, jadi ambil afirmasi dari daerah tertinggal tapi sebenarnya karena IPK 3 koma harusnya bisa mengambil afirmasi dari jalur prestasi .

Tapi alasan saya kemarin untuk memilih itu saya sih lebih berpikir soal daerah sebenarnya ok ada niat, ada komitmen suatu saat nanti harus kembali dan berbuat sesuatu untuk daerah saya mungkin perasaan ini itu muncul. Kenapa harus ambil S2 karena, merasa S1 belum cukup (iya) ada semacam keyakinan pribadi soal saya melihat S1 dan S2 ini kita berangkat dari SMA misalnya untuk melanjutkan kuliah di S1 itu secara umum itu pasti orang-orang akan berpikir kuliah S1 itu untuk mendapatkan pekerjaan untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Ok, tapi dalam proses kita menjalani perkuliahan di jenjang S1, pasti kan kita memiliki banyak sekali dinamika-dinamika, pengalaman-pengalaman yang mengantar kita ke satu perspektif pemikiran tepatnya.

Ketika saya mengikuti semester 5 ke 6, niat awal saya motivasi awal saya yang berpikir kuliah itu hanya untuk mencapai kehidupan yang lebih baik untuk diri saya sendiri, pribadi itu coba digeser, tergeser gitu saya jadi berpikir soal wah, saya ini berasal dari daerah ini dengan tingkat keterbatasan ini, ini, dan ini. Bagi saya menjadi salah satu orang yang memang dikatakan beruntung, karena bisa mengenyam pendidikan sampai jenjang S1, di kampus yang baik. Tapi di belakang saya memiliki saudara-saudara yang tidak mendapatkan akses yang sama.

Lalu saya berpikir, ketika saya menyelesaikan pendidikan S1, kemudian langsung kembali ke daerah saya belum cukup. Iya, untuk berkontribusi dan saya berpikir, kuliah S2 itu bagi saya bukan lagi semata-mata hanya untuk mendapatkan kehidupan pribadi yang baik, tapi saya melihat S2 itu sebagai sebuah instrumen pemberdayaan sebelum saya bisa memberdayakan orang lain. Saya bisa memberdayakan daerah saya saya memberdayakan diri sendiri dulu dengan kuliah S2, mendapatkan banyak pengetahuan kemudian menerapkan itu nanti di dalam kehidupan pribadi saya selain karena memang kesempatan untuk ke sana juga terbuka ya?!

Dengan adanya beasiswa LPDP di essay saya kemarin, essay tentang kontribusi, di bagian akhir paragraf itu saya menulis bahwa LPDP itu merupakan sebuah instrumen yang sangat bagus karena itu merpakan sebagai bentuk pertanggungjawaban negara terhadap masyaratnya itu yang saya lihat.

0 Response to "Belum Lolos Beasiswa LPDP ? Jangan Menyerah Guys !"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel